Salam Pramuka

Halo adik-adik, Salam Pramuka.

Perkenalkan saya kak bayu, saya adalah salah satu pembina pramuka di pangkalan SMKN 1 BENDO MAGETAN GUDEP 1371-1372.  Kali ini kakak akan bercerita tentang pengalaman kakak bagaimana seorang pramuka juga bisa menyelam, bagaimana kedengeranya menarik bukan. Kalo begitu baca terus tulisan kakak selanjutnya.

Hari itu Jumat, 3 Juni 2022 kakak menuju Surabaya untuk bertemu dengan teman kakak dimana kami sudah berjanji untuk datang ke lokasi bersama-sama, teman kakak bernama kak Djaka, selain sebagai instruktur selam, beliau juga menjadi Andalan di Kwarda Jatim dan tergabung dalam Korp pelatih Pramuka. Jam 16.30 Wib kakak sudah sampai di rumah kak Djaka, dan nantinya kami akan berangkat setelaj Sholat Isya. Selama perjalanan kami saling bertukar pengalaman tentang dunia Kepramukaan, disitulah kakak banyak belajar dari beliau, bagaimana seharusnya menjadi seorang Pembina dan Pelatih karena dua kata itu memiliki tanggung jawab yang berbeda, kakak sadar banyak kekurangan kakak sebagai seorang Pembina apa lagi Pelatih, maka dari itu kakak berjanji akan terus belajar dan berkarya di dalam kepramukaan. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 00.30 rombongan kami sampai di tujuan yaitu Pasir Putih Situbondo.

Esok harinya kami pun mengadakan pembekalan terlebih dahulu sebelum masuk ke pantai, pertama yang dilakukan adalah pembagian alat selam dasar, ada finn, masker dan snorkel yang wajib menjadi tanggung jawab kami semua. Selanjutnya materi dilakukan di tepi panti, materi dasar sebelum menyelam adalah mengetahu kemampuan tubuh terlebih dahulu, kami di tes berepa lama kami bsa menahan nafas, selanjutnya berenang dengan kemampuan masing-masing. Selanjutnya ketika dasar-dasar tentang menyelam selanjutnya adalah belajar menggunakan alat selam,  walaupun masih ditepi pantai, semua pelajaran dan protokol keselamatan wajib ditaati oleh semua peserta. Materi pertama adalah cara membersihkan masker yg kotor/mengembun/kemasukan air. Disini ada tahapan yang harus kami lalui pertama masukan air sedikit, kemudian setengah, lalu full dan terakhir adalah melepas masker. Semua itu wajib dipelajari dan dipraktekan dengan betul-betul karena begitu menyelam semua resiko bisa terjadi termasuk penglihatan yang terganggu karena akibat diatas, semua praktik yg kami lakukan berawal di permukaan, awalnya memang g nyaman dan sulit, setelah dilatih baru bisa merasakan enaknya. Karena lepas masker sudah lancar selanjutnya adalah praktik di dalam air. Setiap peserta mempraktikan dengan rekan selamnya yang di sebut buddy dan 1 orang instruktur. Ketika didalam air kami wajib mengikuti arahan yang diberikan oleh instruktur melalui isyarat tangan yang sudah dipelajari pada saat di permukaan. Praktik yang pertama adalah clearing mask, jadi membersihkan masker seperti yang telah kakak sebutkan diatas, selanjutnya adalah recovering regulator, dimana kami dilatih bagaimana ketika regulator itu lepas kami bisa menggunakan kembali, ada 2 cara, yang pertama adalah sapuan tangan dan yang ke 2 adalah mengambil dari atas yang terdekat. Di dalam air kami berlatih itu beberapa kali, dan materi selanjutnya adalah bagaimana cara meminta udara ketika tabung udara kami kehabisan, ini materi yang paling menegangkan, bayanginya aja di dalam air kita tiba-tiba udara habis………

Pelatihan di pantai start jam 8 sampai jam 17.00 sudah selasai, tibalah untuk kami istirahat sejenak sambil mengevaluasi materi-materi yang telah disampaikan tadi. Setelah sholat isya materi malam dimulai. Materi ini adalah dasar dari seorang penyelam yang sudah bersertifikat, materi ini adalah rencana penyelaman yang akan dilakukan. Seorang penyelam wajib membbuat rencana selamnya agar dia dapatmenyelam dengan selamat. Kami belajar menghitung kondisi tubuh saat menyelam pertama dan ke dua, agar tidak menimbulkan resiko pasca selam. Penyelaman pertama harus memiliki jeda dan kedelaman menyelam pertama dan ke dua harus berbeda, penyelaman ke dua tidak boleh lebih dalam dari penyelaman pertama. Ini agar kondisi tubuh dalam kondisi baik .

Tibalah hari terakhir dimana kami benar-benar menyelam di laut lepas, penyelaman pertama kami lakukan dipagi hari tepat jam 7.00. Pada penyelaman pertama ini kakak di teman oleh Kak Djaka dan Buddy kakak bernama ka Arda.

Byurrrr……………………..

Begitulah perasaan kakak ketika menjatuhkan tubuh kedalam laut. Secara perlahan tubuh kakak mulai tenggalam, perasaan menyempit mulai dirasa pandangan mulai terbatas pada masker yang kami gunakan, setelah tubuh kami semua mencapai dasar, mulailah kami mempraktikan materi-materi yang sudah diajarkan pada kami, yaitu masker clearing dan recovering regulator, setelah selasi dengan puas dilanjutkan dengan mencari posisi mengapung dan mulai berang menyusuri dasar laut, sungguh luar biasa pemandangan yang jarang sekali kami lihat, mulai terumbu karang, bulu babi bahkan ada ikan nemo yang seumur-umur hanya lihat di TV dan penjual ikan, ikan itu benar-benar bermain diterumbu karang sama persis yang ada di film.penyelaman tidak bisa lama-lama karena kami harus bergantian dengan buddy kakak.

 

Diakhir kegiatan kami dikumpulkan di tepi pantai dengan peralatan selam yang kami gunakan, alhamdulillah kami semua dinyatakan telah lulus sertifikasi Penyelam Open Sea. Acara penyematan brevet ADS sungguh berkesan dan luar biasa.

 

Begitulah adik-adik ceita kakak tentang kegiatan diklat Selam dasar yang telah kakak lakukan, jadi Pramuka itu sangat menyenangkan, tidak hanya baris-berbaris tapi bisa berbagai lini bisa kita ikuti. Ok nantikan cerita kakak selanjutnya di Pramuka Asyik berikutnya.

 

SALAM PRAMUKAAAA….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *