Bermain Robot Sederhana

Bermain Robot Sederhana

(Sebuah Best Practice Mengajar Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan)

Analog Lab V

 

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan menghasilkan tamatan BMW yaitu bekerja, melanjutkan studi dan wirausaha. Sementara itu, menurut Direktur Pembinaan SMK Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) pada tahun 2010 hanya 1-2% dari 950  ribu lulusan per tahun (http://pendidikan.timlo.net/baca/5130/smk-wajib-pakai-produk-esemka) yang siap memasuki lapangan kerja secara mandiri sebagai wirausaha (entrepreneur). Humas Kementerian Koperasi dan UKM (2017) mengatakan bahwa rasio wirausaha Indonesia masih tergolong rendah dan berada di bawah negara-negara tetangga seperti Malaysia sebesar 5%, Singapura sebesar 7% dan Thailand sebesar 4%. Berdasarkan kondisi tersebut, siswa SMK Indonesia perlu difasilitasi dan diberikan kesempatan untuk belajar entrepreneurship secara memadai selama belajar di sekolah, maka SMK menjadi sangat penting dalam menyiapkan tamatan yang siap berwirausaha. Sejalan dengan kondisi tersebut, pada tahun 2018, Direktorat Pembinaan Sekolah Menegah Kejuruan (DPSMK) telah memasukkan entrepreneurship ke dalam kurikulum SMK tahun 2017 melalui mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).

Mata pelajaran PKK (Produk Kreatif dan Kewirausahaan) adalah mata pelajaran yang yang memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman belajar kepada siswa mengenai kewirausahaan. Mapel PKK mengharuskan ada produk yang didesain berdasarkan kreatifitas siswa, sehingga melatih siswa berpikir kreatif, critical thinking, skill komunikatif dan kolaboratif. Mata pelajaran PKK sangat berguna bagi siswa baik yang memiliki minat wirausaha maupun tidak. Bagi siswa yang sudah memiliki minat wirausaha dapat memperoleh teori maupun konsep entrepreneurship yang dapat menunjang minat, sedangkan siswa yang tidak berminat dalam berwirausaha dapat mengembangkan karakter entrepreneurship yang dapat diaplikasikan dalam bidang apapun.

Mata pelajaran PKK di SMKN 1 Bendo memberikan pengalaman kepada siswa secara nyata dalam kewirausahaan. Mata pelajaran ini diberikan selama 2 tahun pada kelas XI dan XII dengan jumlah jam per minggu masing-masing sebanyak 7 jam pelajaran dan 8 jam pelajaran. Siswa dibekali teori kewirausahaan sekaligus praktek mendesain produk hingga belajar memasarkan produk yang telah mereka buat. Sehingga pada mata pelajaran PKK ini mengharuskan siswa untuk mendesain dan membuat produk sesuai dengan kreatifitas mereka. Guru sebagai fasilitator memberikan alternatif pilihan kepada siswa terkait produk yang akan mereka buat. Guru memberikan bimbingan kepada siswa mulai desain produk sampai dengan pemasaran produk.

Mata pelajaran PKK di jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif pada tahun pelajaran 2021/2022 khususnya di kelas XI TKRO 1, siswa membuat sebuah produk berupa robot sederhana. Siswa secara berkelompok menentukan sendiri robot sederhana yang akan mereka buat. Mereka bekerja di dalam kelompoknya mendesain robot, menentukan alat dan bahan yang dibutuhkan serta belajar cara mengerjakan robot tersebut melalui internet. Guru membimbing dan mengarahkan siswa selama proses pembuatan produk. Hasil dari robot sederhana yang telah mereka buat antara lain : mobil dengan sensor ketukan, mobil solarcell, triangle wheel, helicopter, dan robot pembersih lantai sederhana.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *