Suasana pagi yang cerah pada hari Jumat, 24 Juli 2026, menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar SMKN 1 Bendo. Tepat pukul 07.00 WIB hingga selesai, SMKN 1 Bendo menggelar acara peresmian dua inisiatif hijau sekaligus, yakni program edukasi "Sampahku Milikku" dan fasilitas Depo Air Isi Ulang.

Acara yang dipusatkan di lapangan SMKN 1 Bendo ini terasa semakin istimewa karena diresmikan secara langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Ponorogo-Magetan, Bapak Maskun, S.Pd., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri pula oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) ibu Utami Dwi Anugraheni, S.Sos, Kepala Sekolah SMKN 1 Bendo Ibu Yayuk Sri Rahayu Wahyuningsih, S.Pd, M.Pd., jajaran wakil kepala, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa-siswi yang mengikuti prosesi dengan khidmat dan antusias.
Dalam sambutannya sebelum meresmikan acara, Bapak Maskun, S.Pd., M.M. memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap inovasi yang dilakukan oleh SMKN 1 Bendo. Beliau menekankan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran lingkungan harus berjalan beriringan dengan kompetensi vokasi.
"Saya sangat mengapresiasi langkah konkret SMKN 1 Bendo hari ini. Program 'Sampahku Milikku' dan penyediaan Depo Air Isi Ulang ini bukan sekadar pembangunan fasilitas, tetapi pembangunan karakter. Generasi muda SMK tidak hanya dituntut unggul dalam keahlian, tetapi juga harus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup," tutur Bapak Maskun, memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah.
"Sampahku Milikku": Membangun Karakter Bertanggung Jawab

Program "Sampahku Milikku" adalah sebuah gerakan revolusi mental di tingkat sekolah. Melalui program ini, setiap warga sekolah dituntut untuk bertanggung jawab penuh atas sampah yang mereka hasilkan.
Beberapa poin utama dari penerapan program ini meliputi:
- Kemandirian Kebersihan: Siswa dibiasakan untuk mengelola dan membuang sampah mereka sendiri ke tempat yang telah mereka persiapkan dari rumah dan sampah dibawa pulang kembali.
- Perubahan Mindset: Menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab personal masing-masing individu, bukan semata-mata tugas petugas kebersihan.
- Diet Plastik: Mendorong siswa dan guru untuk membawa wadah makan dan tumbler sendiri dari rumah guna meminimalisir produksi sampah kemasan.
Depo Air Isi Ulang: Solusi Cerdas dan Sehat
Sejalan dengan kampanye kebersihan tersebut, peresmian Depo Air Minum Isi Ulang menjadi fasilitas pendukung yang sangat strategis. Depo ini disediakan khusus untuk memfasilitasi kebutuhan air minum harian warga SMKN 1 Bendo.
Fasilitas depo air minum ini memberikan dua manfaat utama:
- Menekan Volume Sampah Botol Plastik: Siswa tidak perlu lagi membeli air minum dalam kemasan plastik sekali pakai di kantin. Mereka cukup membawa tumbler (botol minum) dari rumah dan dapat mengisinya kembali di sekolah.
- Praktis dan Terjamin: Menyediakan akses air minum yang bersih, higienis, dan mudah diakses untuk memastikan seluruh warga sekolah tetap terhidrasi dengan baik, terutama setelah melakukan kegiatan praktik yang menguras tenaga.
Sinergi Menuju Sekolah Hijau
Rangkaian acara peresmian ini ditandai dengan dibunyikannya gong sebagai momen peresmian kegiatan, ditutup dengan doa bersama dan ada prosesi pemotongan pita oleh Bapak Maskun, S.Pd., M.M., didampingi oleh Kepala SMKN 1 Bendo. Setelahnya, Bapak Maskun dan kepala sekolah melakukan demonstrasi langsung dengan minum air minum dari depo SMKN 1 Bendo secara simbolis.
Langkah sinergis ini menandai komitmen kuat SMKN 1 Bendo untuk terus bergerak maju menjadi institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul dalam teknologi dan industri, tetapi juga menjadi pelopor sekolah sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan.
